| 20-02-2010 19:50:11 FASHIONTRONIK: Sebuah Mode Masa Depan |
Seiring teknologi yang kian berkembang, mau tak mau fashion harus mampu mengimbangi. Apa? Fashion dan teknologi? Ya, betul sekali. Kata siapa fashion tak mampu seimbang dengan kemajuan teknologi? Jangan salah, fashion juga semakin ‘canggih’, lho. Dengan bercampur teknologi, rasanya fashionista siap untuk melangkah menuju dunia ‘mode’ masa depan. Memang sih, tas dengan panel tenaga surya atau jaket bertelevisi terkesan aneh. Namun, itulah yang mulai berkembang di dunia mode saat ini. Seperti terobosan-terobosan yang dilakukan oleh Badira, brand apparel asal Jerman, atau perusahaan Noon Solar (Amerika Serikat). Tas Penyimpan Energi Perusahaan Noon Solar sudah banyak memproduksi tas dengan panel tenaga surya. Perusahaan ini dimulai saat kedua pendiri – Jane Palmer dan Marianne Fairbanks, mencari solisi untuk mengintegrasikan tenaga surya kedalam kehidupan sehari-hari, salah satunya melalui tas bertenaga surya. Noon Solar membuat tas solar panel surya yang fleksibel untuk menyimpan telepon seluler iPod yang digunakan. Setiap tas dirancang supaya bisa diletakkan di jendela tempat kerja, mobil, atau di mana saja agar dapat mengumpulkan tenaga surya. Energy tadi akan disimpan dalam lithium-ion battery pack, dengan berat sekitar 20 gram yang terdapat didalam tas. Karena tenaga surya disimpan dalam bentuk baterai, jadi bisa kapan saja mengisi ponsel atau mp3. Tas tenaga surya terbuat dari bahan-bahan biodegradable. Aman, tidak beracun, dan sebagian besar bahan akan benar-benar memelihara bumi. Bahan-bahan lain seperti panel surya dan hardware dapat dilepas dan didaur ulang atau digunakan kembali. Sementara untuk pewarna tas, digunakan bahan-bahan alami seperti buah delima dan bahan katun organik. Untuk membuat tekstur dan pola pada tas, Noon menggunakan metode Jepang kuno “Shibori” sehingga menghasilkan desain yang unik. Udah canggih, modis pula… Kurang apalagi? The Power Purse Tak jauh berbeda dengan tas panel surya, hanya bentuknya yang lebih kecil; ‘purse’ atau tas tangan. Purse yang didesain khusus bagi kaum hawa itu menggunakan panel tenaga surya untuk menyerap sinar matahari dan merubahnya menjadi tenaga listrik. Loh, untuk apa?? Rupanya, tas tangan tersebut merupakan pengembangan ide dari mahasiswa teknik bernama Joe Hynek, dalam sebuah kompetisi di Universitas Iowa, Amerika Serikat. Tas itu perlu terkena sinar matahari sekitar dua jam untuk mengumpulkan tenaga yang akan ditransmisi menuju bagian dua buah rechargeable battery yang tersembunyi di dalam tas. Solar Powered Tie Setelah tas wanita yang lengkap dengan panel tenaga surya, sekarang saatnya bagi pria untuk menggunakan dasi berpanel surya. Solar Power Tie yang dikembangkan oleh Universitas Iowa (lagi) adalah dasi dengan panel surya yang berguna memberikan tenaga cadangan bagi gadget. Ketika baterai handphone anda habis, tinggal menyambungkan kabel gadget ke ‘colokan’ yang ada di belakang dasi. Maka anda bisa menggunakan untuk menelpon atau memutarkan music portable lagi, deh…
Baju Tenaga Matahari Baju yang biasa kita kenakan sehari-hari pun bisa diubah menjadi alat elektronik yang bermanfaat. Baju tenaga matahari terbuat dari 448 sel untuk menampung tenaga matahari yang nantinya setelah terisi penuh dapat digunakan untuk ‘menghidupkan’ beberapa gadget yang anda miliki. Jadi sambil berjalan-jalan di pantai, pulangnya bisa langsung menyalakan beberapa gadget tanpa harus menggunakan listrik lagi…!
Jaket Multimedia Ternyata tak hanya baju saja yang bisa disulap ‘canggih’. Salah satu, produk terobosan yang dilakukan oleh Badira adalah sebuah jaket multimedia yang memiliki televisi pemutar MP3/4 serta Radio FM yang terintegrasi. Bisa dibayangkan berjalan di jalan raya dengan membawa televisi di jaket? Udah kayak di film-film hi-tech Hollywood aja! Hebatnya lagi, jaket tersebut dilengkapi dengan penerima siaran digital atau Digital Multimedia Broadcast (DMB) dan Digital Audio Broadcast (DAB). Peralatan multimedia di dalamnya lengkap dengan kapasitas penyimpan data internal hingga 4 GB lewat mini SD slot, serta koneksi USB. Daya tahan baterai jaket tersebut adalah 22-27 jam (standby). Kita bisa memutar musik ataupun film nonstop selama 5-6 jam, sehingga memungkinkan pemakainya dapat mendengarkan serta menonton lagu atau film favorit saat perjalanan, tanpa terganggu masalah baterai lemah! Wowww…. Dalam situs resmi Badira, jaket multimedia ditujukan bagi mereka yang sering menghabiskan waktu di jalan atau melakukan kegiatan luar ruang seperti mendaki gunung. Jadi, saat terjebak macet atau menyusuri trek, kita masih bisa menghibur diri. Berkat inovasi ini, Badira memperoleh penghargaan Smart Textille Product of The Year pada pameran elektonik di Hannover, Jerman. Hmmm… mengikuti dunia mode tak pernah habisnya. Setelah puas bergaya vintage, kini saatnya menuju fesyen berteknologi tinggi. Selamat datang di trend mode fashion + elektronik = fashiontronik! Canggih, modis, dan hemat energi! (DKP/ Berbagai Sumber) |








