19-04-2012 17:15:15  Self Control in Loooove…

article details   

Ceritanya kita naksir seseorang dan jatoh cinta beraaaattt… Pengennya, si doi juga menganggap kita eksklusif. Apa aja hal terbaik yang bisa kita buat?

a) Telepon doi setiap hari untuk ‘mengukuhkan’ diri sebagai pasangannya.

b) Bikin dia cemburu. Misalnya, ajak anjing kamu jalan-jalan. (Ngapain dia cemburu??)

c) Tetep dekat sama orang lain juga.


Waktu kita lagi ‘kesengsem’ berat sama seseorang, kita tergoda untuk terus-menerus nelpon dia (nelpon, sms, e-mail, nudge, buzz, nyemperin ke rumah, dan lain sebagainya). Tolak semua godaan jahat itu. Ada banyak benefit yang bisa kamu dapat kalau mampu mengontrol diri. Salah satunya, kamu bakal dianggap ‘menantang’ di matanya. Dia akan penasaran sama kamu. Cieee uy.


Sengaja bikin hal yang memancing rasa cemburu? Jangan, itu taktik anak-anak kelas 7. Lagian, yang rugi malah diri kita sendiri. Kalau doi gampang cemburu, biasanya ia punya sifat protektif dan akan bikin kita gak nyaman. Cobain aja menikah 30 tahun sama yang kayak gitu!


Jadi apa sih apa dong yang mesti kita lakukan? Tetaplah akrab dan dekat dengan orang lain. Nah, sebaliknya, di saat kamu lagi berduaan aja sama dia, beri perhatian penuh. Perhatian, tapi jangan sampai keliatan “mupeng” (muka pengen) banget… malu-maluin aja! Kita memang lagi ada dalam masa pendekatan bersamanya, tapi jadilah diri sendiri seperti apa adanya selama ini. Have fun together. Setelah itu, pulanglah dan biarkan dia mimpiin kita semaleman (iya, emang jijay).


Untuk mencegah patah hati, cara terbaik yang bisa kita lakukan adalah tetap dekat dengan orang lain. At least, sampai kita tahu pasti bahwa kita ini ‘eksklusif’ di matanya. Emang sih nggak gampang menahan perasaan, but it’s worth it. Kalau kamu nggak punya cadangan gebetan lain buat dipikirin, sibukkan diri dengan keluarga, teman, maupun hobi. Nggak ada untungnya mikirin si dia dalam setiap aktivitasmu. Pokoknya, di saat kamu sedang bersama-sama orang lain, singkirkan dia dari pikiranmu.


Sekali lagi, saat ada kesempatan berdua saja, fokuslah pada dirinya. Itulah saat kita benar-benar mengenalnya. Kadang-kadang kita suka naksir sama seseorang dari ujung rambut sampai kepala, tanpa peduli apakah mereka cocok dengan kita atau nggak. Kita sering mendengar married couples yang bercerai dengan alasan “tidak cocok” kan? Ada juga pasangan yang berpisah, padahal ‘baru’ 12 bulan menikah. Alasannya sepele; setelah menikah, baru ketahuan kalau si cowok ingin langsung punya anak, sedangkan si cewek mau menunda hingga 3 tahun. Mereka tidak pernah mendiskusikan hal esensial selama pacaran!


Penting sekali bagi kita untuk benar-benar mengenal si dia. Kita akan mengetahui apakah dia orang yang cocok atau tidak? Kalau iya, maka dengan sendirinya kita akan semakin dekat dengannya kok. Kalau kita sabar ikut alur, maka akan ada happy ending yang menanti. (JW)




 
Love and relationship advertising
Love and relationship advertising
Love and relationship advertising
Love and relationship advertising
Love and relationship advertising
Love and relationship advertising