19-04-2012 18:04:49  Australian Badminton Open 2012 - Cina Berjaya, Indonesia Raih Satu Gelar

article details      

Cina kembali mempertahankan dominasinya dalam Turnamen Australian Badminton Open yang diadakan di Sydney Convention Centre, Sydney. Dalam turnamen yang berlangsung sejak tanggal 3 - 8 April 2012 lalu dan menyedot penonton hingga 6,000 orang, Cina berhasil menempatkan juaranya dalam Single Putra, Single Putri dan Ganda Putri. Single Putra dimenangkan oleh Jin Chen (1) yang merupakan unggulan seed pertama dalam Single Putra setelah menaklukan Tien Mienh Nguyen (4) unggulan seed keempat di final dengan 21-11, 21-12. 


Single Putri dikagetkan dengan kemenangan Li Han atas Youn Joo Bae (5). Li Han yang tidak berperingkat mengalahkan pemain Korea Selatan unggulan kelima tanpa kesulitan berarti dengan 13-21, 14-21. Di Ganda Putri, Pasangan Ying Luo-Yu Lao menyingkirkan Wen Hsing Cheng - Yu Chin Chien dari Taiwan dengan skor 21-12, 18-21, 17-21.


Ditengah dominasi Cina, Indonesia masih sempat meraih gelar di Ganda Putra. Pasangan Markis Kido-Hendra Setiawan (6) mengalahkan Chien Min Fang - Sheng Mu Lee (3) di final dengan 16-21, 15-21. Tampil ultra offensive, pasangan asal Taiwan tersebut dibuat kebingungan menghadapi kombinasi serangan cepat Markis dan Hendra yang notabene 3 peringkat dibawahnya. Bahkan di turnamen tersebut, smash Markis Kido menjadi smash tercepat dengan catatan rekor 289 km/jam.


“Abisin…Abisin.” Suara penonton Indonesia yang mendominasi Sydney Convention Centre saat itu sontak bergemuruh ketika pasangan tersebut mendapat match point satu langkah menuju juara. Keduanya akhirnya menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil menjadi juara di turnamen terbesar zona Oceania tersebut.


Sayangnya euphoria yang sama tidak dapat dinikmati oleh pemain Indonesia lainnya. Ganda Putri Indonesia paling tinggi hanya mencapai perempat final dan para pemain Ganda Campuran dan Tunggal Putri harus dihentikan di babak-babak awal. Hanya Tunggal Putra yang memberikan perlawanan cukup ketat di turnamen tersebut. Taufik Hidayat (5), mantan peraih medali emas Olimpade 2004 tersebut terjegal di perempat final setelah ditundukkan Sho Sasaki (2) dengan 11-21, 20-22. Simon Santoso (3) berhasil melaju hingga semifinal, namun akhirnya dihentikan oleh Jin Chen (1) dengan 22-20, 21-15.



Penyerahan medali dan hadiah untuk pasangan ganda putra Indonesia ini diberikan langsung oleh Paul Sathio dari Crown International Holdings Group, yang juga menjadi salah satu sponsor dalam acara Australian Badminton Open 2012 kali ini. 


Badminton Australia CEO, Paul Brettell mengatakan, “Kami sangat terkesan dengan kesuksesan turnamen ini, terlebih lagi ini baru pertama kali di Sydney. Para penonton benar-benar menikmati ketangkasan dan kekuatan para atlit yang bertanding”. (Johan)





 
Liputan advertising
Liputan advertising
Liputan advertising
Liputan advertising
Liputan advertising
Liputan advertising